Jika Lagu Adalah Sebuah Doa



Di kala hati resah, seribu ragu datang memaksaku
Rindu semakin menyerang
Kalaulah aku dapat membaca pikiranmu
Dengan sayap pengharapanku, Ingin terbang jauh…
Biar awanpun gelisah, daun-daun jatuh berguguran
Namun cintamu kasih terbit laksana bintang
Yang bersinar cerah menerangi jiwaku

Andaikan ku dapat mengungkapkan perasaanku
Hingga membuat kau percaya
Akan kuberikan seutuhnya
Rasa cintaku selamanya...selamanya...
(Yana Julio – Selamanya Cinta)

Jika lagu adalah sebuah doa, maka lagu ini yang paling pantas kujadikan doa. Doa untukmu, dan doa untuk bisa bersamamu. Meski hingga saat ini kita tak lagi saling bicara, ketahuilah. Hati ini tak pernah lagi terbagi. Kau sukses mengambil alih hati dan juga isi logikaku. Aku telah kehilangan akalku hanya demi bisa berlanjut menyayangimu. Meski aku tak tahu kau menginginkanku, atau tidak. Lagi-lagi, aku hanya bisa berdoa. Untukmu, dan juga untuk bisa bersamamu. Meski aku tak tahu bagaimana lagi caranya bisa mewujudkan itu semua.

Andai saja aku dapat mengungkapkan isi hati yang kurasakan kepadamu, dan membuatmu percaya. Andai saja aku dapat menemukan cara untuk menemukan nyaman sesuai definisimu. Andai aku dapat menjadi orang yang melindungimu, menjadi orang yang nyaman untukmu dekat-dekat denganku. Andai aku dapat jadi seseorang yang kau harapkan saat kau gelisah, maka tak perlu kau ragukan lagi. Hati ini untukmu. Tulus untukmu kuberikan, hanya untuk dapat membuatmu tersenyum bahagia setiap harimu.

Jika lagu adalah sebuah doa, maka izinkan aku berdoa untukmu dan untuk bisa bersamamu. Ya, dengan lagu ini. Tanpa ragu lagi, memang nyatanya hati ini telah menjadi apa yang kau punya. Meski sedikitpun bagian hatimu tak pernah kau beri, aku tak pernah berhenti berharap. Kiranya Tuhan dapat memutar hatimu. Memutar keadaan. Hingga pada akhirnya, kau bisa percaya. Kau mau memberiku kesempatan. Dan kau mengizinkanku, menjadikanmu sebagai salah satu alasan, mengapa hidup ini harus dilalui dengan kebahagiaan walau pahitnya menghantui.

Jika lagu ini boleh kujadikan doa, maka aku berharap. Semoga setelah engkau bangun tidur nanti. Kau tersadar bahwa rindu yang kurasakan karenamu, butuh kau kepakkan sayapnya agar ia terbang jauh. Jika lagu ini bisa mewakili apa yang ingin kunyatakan padamu, maka dengarlah. Aku sayang padamu. Aku rindu akan engkau, aku ingin jadi alasanmu bisa berbahagia seperti teman-temanmu. Aku ingin menjadi peneduhmu saat kenyataan sangat terlihat terik dan menyengat.

Kalaulah cinta yang begitu kuat dapat menggetarkan hati, mohon jangan pergi dulu bersama yang lain. Aku harap kamu tetap di sini. Tunggulah dengan tenang dan rasakan perasaanku yang kelak akan membuat hatimu bergetar.

Terimakasih, telah datang di hidupku dengan cara yang tak pernah aku duga. Terimakasih telah berbagi kata-kata denganku. Terimakasih, pernah membagi sedikit cerita hidupmu. Terimakasih telah berbagi rasa senang, sedih, marah bahkan kecewa. Terimakasih, pernah membuatku membayangkan bisa menembus malam tanpa rasa bimbang, hanya untuk dapat melihat senyumanmu.

Kalaupun lagu ini tak dapat dijadikan doa, aku tak akan pernah lupa. Bahwa pernah ada orang, yang dalam waktu singkat dapat membuatku merasa jatuh begitu dalam, dan bahkan menjadikannya ‘kesayangan’. Arigatou gozaimasu, Watashi wa, wasurenai yo.

(c) 2017 - eprayatama

Share:

Tidak ada komentar:

Visitor Count